Kembali ke Portal Berita
Kejuaraan

Pimpin Kejurnas Tinju Amatir 2026, Hillary Lasut Soroti Nasib Atlet dan Kesejahteraan Wasit

 Pimpin Kejurnas Tinju Amatir 2026, Hillary Lasut Soroti Nasib Atlet dan Kesejahteraan Wasit

SuaraBekaci.id - Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Hillary Brigitta Lasut menegaskan pentingnya memperkuat pembinaan atlet muda sekaligus meningkatkan kesejahteraan insan olahraga nasional.

Komitmen itu disampaikan saat pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Piala Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan 2026 di Jakarta.

Hillary mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam pembukaan kejuaraan tersebut.

Ajang ini diikuti petinju dari 36 provinsi dan diharapkan menjadi wadah bagi atlet daerah untuk meningkatkan pengalaman bertanding.

Baca Juga:AHY Dukung Kejurnas Tinju 2026, Atlet dari 35 Provinsi Siap Adu Kekuatan di Atas Ring

Sebagai perempuan pertama yang menjabat Ketua Umum Pertina, Hillary menilai pembinaan olahraga harus terus berjalan di tengah ketidakpastian global.

Menurutnya, pengembangan atlet juga perlu diiringi penguatan ekonomi kreatif dan usaha yang tumbuh di sekitar kegiatan olahraga.

"Saat ini, dunia sedang mengalami banyak ketidakpastian. Namun, atlet-atlet dan anak-anak muda kita, serta ekonomi di sekitar sektor olahraga dan ekonomi kreatif, tetap harus kita genjot," ujar Hillary.

Hillary Lasut Soroti Jam Terbang Atlet Muda

Hillary menilai Kejurnas Tinju Amatir 2026 menjadi kesempatan penting bagi para petinju muda untuk mengasah kemampuan dan menambah jam terbang.

Baca Juga:DPP Gempar Tegaskan Hillary Brigitta Lasut Sah Pimpin Panitia Natal Nasional 2026, Ini Dasarnya

Kompetisi antardaerah diperlukan agar atlet memiliki pengalaman bertanding yang cukup untuk menghadapi persaingan di level nasional maupun internasional.

Menurutnya, pembinaan tidak cukup hanya berfokus pada pencapaian prestasi di atas ring.

Ekosistem tinju juga membutuhkan kompetisi berkelanjutan agar atlet, pelatih, wasit, dan hakim dapat terus berkembang.

"Atlet-atlet membutuhkan kegiatan untuk meningkatkan jam terbang," tegas Hillary.

Ia juga menyoroti kesejahteraan wasit dan hakim yang memiliki peran penting dalam menjaga kualitas serta integritas pertandingan.

Hillary berharap para tenaga pendukung olahraga tersebut mendapat kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian keluarga.

Dipublikasikan Oleh Media Suara Bekaci • 20 Oktober 2026
Kunjungi Sumber Berita