Petinju Meranti Raih Perak di Kejurnas
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Petinju asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Amin Ardinda berhasil meraih medali perak pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Piala Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) 2026 di Jakarta.
Amin yang bertanding di kategori elite kelas 80 kilogram putra harus mengakui keunggulan petinju asal Aceh, Ibnu Hibban, pada partai final yang berlangsung Ahad (25/10) malam.
Meski belum berhasil membawa pulang medali emas, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Kepulauan Meranti. Amin mampu bersaing hingga partai puncak dalam kejuaraan yang diikuti petinju dari 35 provinsi di Indonesia itu.
Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Kepulauan Meranti Ardiansyah SH MSi mengapresiasi perjuangan Amin yang berhasil menembus final dan meraih medali perak.
Dia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras atlet yang patut mendapat apresiasi. “Ini pencapaian yang luar biasa. Amin sudah mampu menembus final dan membawa pulang medali perak di Kejurnas. Tentunya ini menjadi kebanggaan bagi Kepulauan Meranti dan Provinsi Riau,” ujarnya, Senin (26/10).
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet tinju lainnya untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan berani bersaing di tingkat nasional.
Dia juga mengungkapkan, dirinya turut memberikan bantuan biaya secara pribadi untuk mendukung perjuangan atlet mengikuti Kejurnas tersebut.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Komite Olahragaasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Meranti, Hidayat Abdurrahman SE. Ia menilai prestasi Amin menunjukkan bahwa atlet daerah memiliki kemampuan untuk bersaing di tengah ketatnya persaingan nasional.
“Prestasi yang diraih Amin Ardinda tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua. Ini membuktikan bahwa atlet Kepulauan Meranti memiliki potensi besar dan mampu bersaing di tingkat nasional,” kata Hidayat.
Baca Juga: Raih Ballon d’Or 2026, Harry Kane Patahkan 25 Tahun Pemain Inggris yang Menangkan Trofi Bergengsi
Ia berharap capaian tersebut menjadi dorongan bagi peningkatan pembinaan olahraga sekaligus memotivasi atlet lainnya untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.(wir)
Advertisement
Editor : Arif Oktafian